Gallery Tour Seribu Wisata

Gallery Tour Seribu Wisata

Share kebahagiaan dari peserta tour kami yang sudah berangkat, menjelajahi dunia bersama Muslim Halal Tour Seribu Wisata. Kamu kapan ??

Penuh Seni di Hongdae Street, Seoul, Korea Selatan

Penuh Seni di Hongdae Street, Seoul, Korea Selatan

Seribu WisataHongdae Street adalah sebuah kawasan yang terletak di kota Seoul, di dekat Universitas Hongik. Nama Hongdae merupakan singkatan dari Hongik Daehakgyo. Kawasan ini dikenal dengan seni urban, musik indie, kafe, restoran, dan hiburan malamnya. Selain itu, kawasan hongdae juga sering menghadirkan festival seni jalanan, seni pertunjukan, dan konser musik oleh musisi indie.

Jalanan di sekitar kampus bertaburan dengan mural dan grafiti. Hal ini dikarenakan lokasinya yang dekat universitas Hongik, gudangnya seni. Menariknya, pemerintah kota tidak menghapus warna warni di tembok gedung, malah menjadikan kawasan Hongdae sebagai wisata yang dikenal dengan karya seni jalannya. Kawasan Hongdae telah lama memiliki reputasi sebagai kiblat seni urban dengan kultur indie-nya.

hongdae street
Via @maddie.0224

Fashion Label Indie di Hongdae Street

Terlepas dari seni, Hongdae juga merupakan kawasan fashion berlabel indie, toko barang- barang vintage, dan garage sale. Tidak hanya itu, Hongdae juga terkenal dengan butik, dan kafe-kafe lucu yang bisa dijadikan tempat favorit hang out anak muda. ukuran kafe atau butiknya memang tidak terlalu besar, tapi masing-masing bangunnya ditata dengan interior yang unik dan lucu. Inilah yang menjadi karakteristik masing – masing kafe atau butik di kawasan ini.

Salah satu tempat yang paling sering dikunjungi para wisatawan adalah Hongdae Playground. Hongdae Playground merupakan tempat bermain anak- anak, sekaligus street market. Tempat ini juga sering digunakan sebagai lokasi syuting. Hongdae juga tekenal dengan acara street show yang biasa digelar oleh mahasiswa Hongik, seperti street dancer, jamming, sampai street market yang menjual barang- barang unik dan kreatif.

Artikel tentang Korea Selatan Lainnya :

Dongdaemun Design Plaza, Seoul Korea Selatan

Dongdaemun Design Plaza, Seoul Korea Selatan

Seribu Wisata – Pada masa dinasti joseon atau Hanyang, kota Seoul jauh lebih kecil dari pada yang kita lihat sekarang. Seoul masa itu dipenuhi hanok atau rumah-rumah kayu tradisional Korea yang menawan dan beratap genting. Dikelilingi pegunungan, struktur kota menjadi benteng yang memberikan perlindungan terhadap penjajah luar. Ada delapan gerbang yang berdiri di sepanjang benteng, empat di antaranya berada di arah mata angin ( utara,selatan, timur dan barat ) yang berfungsi sebagai pintu masuk utama ke ibu kota.

Dari keempat gerbang itu, gerbang timur dinamai Heunginjimun yang berarti ” Gerbang Kebangkitan Kebajikan “. Gerbang ini dikenal sebagai Dongdaeum, yang berarti “Gerbang Timur Besar”. Daerah di sekitar pintu masuk merupakan penghubung aktivitas komersial dan transportasi, yang berkembang cepat di tahun 60-an dan 70-an.

Daerah ini pun menjadi pusat industri teksil sebagai komoditas ekspor utama Korea pada saat itu. Sebagai cabang dari industri yang sedang berkembang, didirikan pasar luas untuk tempat penjualan pakaian-pakaian yang diproduksi dari pabrik-pabrik terdekat. Saat ini , pasar berkembang dengan cepat keseluruh kota, tempat puluhan ribu pekerja, pedagang, dan desainer bekerja. Dongdaemun dan daerah sekitarnya kemudian menjadi pusat kendali dari industri mode Korea.

Selama periode penjajahan Jepang, sebuah stadion besar dibangun di Dongdaemun. Stadion ini merupakan salah satu pusat olaraga utama di negara itu. Transformasi kawasan Dongdaemun dimulai ketika pemerintah kota Seoul pada 2008 merobohkan stadiun ini untuk membuat landmark khusus didedikasikan untuk desain.

Lihat :

Dongdaemun Design Plaza
Via @zahahadidarchitects

Dongdaemun Desain Plaza & Park ( DDP) menjadi pusat desain. Bangunan ini dianggap sebagai salah satu kunci pertumbuhan masa depan Korea dan daya tarik utama wisata karena memiliki ruang spesial untuk museum seni dan pameran. Tidak ada fasilitas lain di seluruh dunia yang secara eksklusif didedikasikan untuk desain sedemikian besar dan megah seperti DDP.

Sampai saat ini, DDP adalah proyek arsitektur publik terbesar di Korea. Bangunan ini dirancang oleh Zaha Hadid yang terkenal di kalangan arsitek dunia, Zaha Hadid dikenal memliki Brand sendiri dengan bentuk arsitektur yang terdiri atas kurva dan garis miring yang kontras dengan kebanyakan bangunan konvensional dengan garis vertikal dan sudut yang tegas. Hadid mengusulkan landskap arsitektur yang terintregrasi sepenuhnya ke stadion lama. Konstruksi dimulai pertama kali pada 2009 dengan desain futuristik yang membuat DDP menarik perhatian masyarakat.

Bukchon Hanok Village, Korea Selatan

Bukchon Hanok Village, Korea Selatan

Bukchon Hanok Village

Seribu WisataBukchon Hanok Village adalah kawasan rumah tradisional Korea yang terletak di area Bukchon. Lokasi Bukchon Hanok Village hanya sekitar 20 menit dari dari Gyeongbokgung Palace. desa tradisional yang memiliki banyak gang sempit dan rumah tradisional Korea ini sengaja dijaga kelestariannya untuk mempertahankan suasana perkotaan pada masa Dinasti Joseon.

Selama pemerintahnnya, Dinasti joseon memiliki dua desa, yakini di sebelah utara dan selatan. Desa di sebelah selatan terdiri dari rumah-rumah untuk pengawal kelas rendahan. Sebaliknya, yang berada di Utara, yang kemudian disebut Bukchon, dibangun untuk pejabat tingkat atas. Hunian di Bukchon, Village ini dibangun dengan prinsip baesanimsu atau fengsui.

Menurut prinsip baesanimsu, rumah-rumah di Bukchon Village ini sangat baik karena berada di lereng gunung yang dekat aliran air, yakini Sungai Han dan Cheonggye. Hal tersebut dianggap membawa energi positif bagi kawasan ini.

Salah satu karakteristik utama Bukchon adalah topografi nya. Di bagian selatan kawasan ini lebih rendah dari pada bagian utara yang curam dan tinggi atau membentuk seperti aliran air. Jadi, jangan heran kalau jalan-jalan utama daerah ini sejajar dengan sungai.

buchon hanok village
Via @ouvessvit/

Lihat Artikel lainnya :

Hanok adalah istilah yang digunakan untuk rumah tradisional Korea. Bukchon sendiri adalah nama desa tempat hanok-hanok ini berdiri, tepatnya berada di Utara Kota Seoul. Beberapa bagian dari Bukchon Village ini sudah berumur 600 tahun, namun hingga kini masih terawat dengan baik.

Dulunya, kawasan Bukchon merupakan kawasan tempat tinggal para bangsawan dan pejabat kelas atas Dinasti joseon. oleh, karena itu, rumah -rumah tradisonal di desa ini sangat bagus dan elite pada zamannya. Saat ini Bukchon Hanok Village digunakan sebagai pusat kebudayaan tradisional Korea dan kulinernya.

Desa ini memiliki jalan yang sempit, berliku-liku, dan menanjak, serta diapit oleh bangunan-bangunan tradisional ( hanok ) yang memberi atmosfer khas rumah asli Korea. Menelusuri jalan -jalan ini saja bisa menjadi pengalaman yang unik dan menyenangkan. Bukchon hanok Village juga sering digunakan sebagai lokasi syuting film drama seri Korea. Pada 1930, kawasan ini mengalami renovasi dan sampai sekarang tetap terpelihara dengan bagus sehingga menjadi situs budaya.

Struktur hanok yang unik menjadi daya tarik utama desa ini. Hanok biasanya bertingkat dengan struktur yang terbuka dari tanah liat, kayu, dan batu. Atap genting yang melengkung disebut Giwa. Bagian dalam hanok biasanya terdiri dari banyak sekat yang memisahkan ruangan satu dengan yang lainnya.

Jam buka dan Rute Menuju Bukchon Hanok Village

Jam Buka24 Jam
Waktu yang disarankan untuk berkunjung2Jam
Bus Red Bus No. 9710 dan berhenti di Halte Anguk.
Subway Keluar dari Stasiun Anguk Jalur 3, Exit 2 dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sepanjang 300 meter.
N Seoul Tower, Korea Selatan

N Seoul Tower, Korea Selatan

Seribu Wisata – Huruf N di N Seoul Tower diambil dari kata Namsan, menara ini merupakan landmark Kota Seoul. Tempat ini mulai dibangun pada 1969 dan mulai dibuka untuk umum pada 1980. Sejak saat itu N Seoul Tower menjadi landmark di Kota Seoul. Disana terdapat love locks atau gembok cinta yang sangat terkenal sebagai lambang pengikat cinta.

Ruang observasi N Seoul Tower merupakan puncak tertinggi untuk melihat pemandangan Kota Seoul. Mulai dari di dalam lift sampai ke ruang observasi, disuguhi pemandangan yang menakjubkan. Setiap sudut N Seoul Tower ini memberikan panorama Kota Seoul, bahkan sampai ke kamar mandinya.

n seoul tower korea selatan
via @angel___wong

Baca Juga :

Harga Tiket N Seoul Tower

Observatory

  • Dewasa : 10.000 won (Rp. 112.800)
  • Anak & Lansia : 8.000 won (Rp. 90.300

N Sweet Bar

  • Tower Combo :
  • Dewasa : 21.000 won (Rp. 236.900)
  • Anak-anak dan Lansia :17.000 won (Rp. 191.800)

2 Observatory ticket + 1 large popcorn + 1 large drink

Nacho combo :

  • Dewasa : 23.000 won (Rp. 259.500)
  • Anak-anak dan Lansia :19.000 won (Rp. 214.400)

2 Observatory ticket + 1 medium pop corn + 2 medium drink +1 plate of nachos

Beer Combo :

Dewasa : 26.000 won (Rp. 293.300)

2 Observatory ticket + 1 large pop corn + 2 beers

Alive Museum Combo

  • Dewasa : 33.000 won (Rp. 372.300)
  • Anak & Lansia : 26.000 won (Rp. 293.300)

Alive Museum

  • Dewasa : 12.000 won (Rp. 135.400)
  • Anak & Lansia : 9.000 won (Rp. 101.600)

Package (Observatory + Alive Museum)

  • Dewasa : 16.000 won (Rp. 180.500)
  • Anak & Lansia : 12.000 won (Rp. 135.400)

Dewasa (umur 13-65 tahun)
Anak-anak (Umur 3-12 Tahun)
Lansia (umur 65 th ke atas)

Cable Car

One Way

  • Dewasa : 6.000 won (Rp. 67.700)
  • Anak : 3.500 won (Rp. 39.500)

Round Trip

  • Dewasa : 8.000 won (Rp. 90.300)
  • Anak & Lansia : 5.000 won (Rp. 56.400)
Jam bukaMinggu – Jumat
Observatory : 10.00 – 23.00
Sabtu
Observatory : 10.00-24.00
Cable car : 10.00-23.00
Waktu yang disarankan untuk berkunjung2 jam

Siapa yang hendak pergi ke Seoul, korea selatan bareng Seribu Wisata ?? yuk joint di trip kami ya.

Makanan Khas Korea Yang Perlu Kamu Coba

Makanan Khas Korea Yang Perlu Kamu Coba

Ke suatu daerah, kamu pasti hendak menikmati keunikan kuliner atau makanan khas di daerah yang kamu tuju. Nah jika traveller liburan ke Korea ada baiknya kamu coba makanan Khas Korea berikut ini.

Bibimpap

Bibimpap
via @oppa_melbourne

Bibimpap adalah salah satu hidangan terbaik di Korea. Bahan dasar makanan ini terdiri atas sayuran, seperti bayam, tauge dan wortel. Penyajian makanan ini ditempatkan dalam sebuah mangkuk dengan nasi kukus dan telur goreng di atasnya, serta beberapa iris daging sapi goreng. Sebelum disantap, semua bahan tersebut harus diaduk dengan saus cabai merah (gochujang). Dari bahan dasarnya, Bibimpap sangat terkenal karena tinggi nutrisi

Naengmyeon

Naengmyeon
Via @strasse_ohana

Naengmyeon adalah mi dengan sup dingin. Awalnya, hidangan ini dimakan hanya pada musim dingin, tetapi sekarang kita bisa mendapatkan hidangan ini di semua musim di Korea

Pajeon

korean pajeon
via @dajma.dajma/

Makanan ini adalah kombinasi piza dengan pancake. Bahan dasarnya terbuat dari makanan laut, daun bawang, dan berbagai macam bahan. Pajeon sangat cocok dimakan pada musim hujan.

Kimchi

kimchi
Via @masamitony

Kimchi adalah salah satu makanan Korea yang difermentasi dan sangat populer sebagai makanan pendamping. Ada banyak jenis kimchi. Seperti cabbage kimchi (kubis), kkakdugi kimchi (lobak), chonggak kimchi (lobak muda), yeolmu kimchi (lobak musim panas) dan gat kimchi (daun mustard).

Gimbap

japchae
via @ eunjung_leah

Makanan ini berupa gulungan nasi rumput laut tanpa lauk. Isiannya bisa berupa ikan tuna, daging sapi, dan beberapa macam bahan lain yang digulung di gim (rumput laut yang dikeringkan) dengan berbagai bentuk.

Baca Juga :

  1. Paket Tour Muslim Korea
  2. Tips Jalan-jalan di Korea
  3. Syarat Pengurusan Visa Korea

Japchae

japchae
via @insta.noodls

Makanan ini berupa mi goreng yang diaduk dengan pati ubi jalar, serta dilengkapi dengan sayuran dan daging. Dulu, japchae dianggap sebagai hidangan untuk bangsawan dengan jamur yang langka, seperti jamur shiitake dan jamur songi.

Samgyetang

samhyetang
via @ocoogram

Samgyetang adalah salah satu jenis makanan sehat di Korea. Makanan ini berupa sup ayam dan ginseng. Hidangan ini terdiri atas ayam utuh muda yang diisi dengan beras ketan, bawang putih, daun bawang, jujube, ginseng dan kacang pinus. Semua bahan tersebut direbus bersama dalam satu mangkuk.

Ada banyak rekomendasi makanan khas korea lainnya yang perlu kamu coba, selain unik dan korea banget deh pokoknya

Yuk liburan ke korea

Namsan Park, Taman Terbesar di Seoul

Namsan Park, Taman Terbesar di Seoul

Namsan Park

Pegunungan Namsan adalah pegunungan simbolis yang terletak di Kota Seoul. Pegunungan ini sangat populer sebagai tempat beristirahat dan berekreasi, meskipun tidak setinggi pegunungan lainnya. Di bagian atas, terdapat berbagai fasilitas seperti Palgakjeong (aula segi delapan), Seoul Tower, Maritime Aquarium, Air mancur dan perpustakaan Namsan. Kita bisa menggunakan cable car atau berjalan menaiki jalan setapak untuk menuju ke pukcaknya

Pemandangan khas dari Namsan Park adalah rute-rute untuk para pejalan kaki. Keindahan jalur ini tidak saja dihadirkan dengan berbagai pohon yang beragam, baik jenis maupun kuantitasnya, tapi juga kehadiran beberapa satwa seperti burung dan tupai. Pembangunan fasilitas umum di tempat ini memang ditujukan untuk penduduk setempat yang ingin mendapatkan relaksasi di tengah padat dan sibuknya Seoul. Beragam fasilitas dihadirkan oleh pengelola untuk membuat taman ini berfungsi selayaknya taman kota.

Namsan Park Korea Selatan
Via @korean_adventure

Baca juga :

  1. Belanja Oleh-oleh di Namdaemun Market
  2. Paket Tour Muslim Korea
  3. Cara Pembuatan Visa Korea

Sebagai taman terbesar di Seoul, Namsan Park tentunya tidak murni hanya berupa taman.Di area yang sama juga ada N Seoul Tower. Menara ini menjadi salah satu ikon bangunan Kota Seoul. Selain itu, kita juga bisa mengunjungi Baekbeom Square.

Pada kisaran April di Namsan Park, digelar Cherry Blossom Festival karena bertepatan dengan mekarnya bunga ceri. Di Namsan Park, pepohonan ceri sangat rapat dan dan sangat indah ketika mekar bersamaan. Rute untuk menikmati mekarnya bunga ceri di Namsan Park merupakan rute terpanjang.

Harga tiketGratis
Waktu yang disarankan untuk berkunjung2 Jam
Subway 1. Dari Stasiun Hoehyeon Jalur 4, keluar di exit 4 kemudian berjalan kaki selama 20 menit.
2. Dari Stasiun Hangangjin, jalur 6, keluar di exit 2, kemudian naik bus 0014 dan turun di Hyatt Hotel (botanical Garden). Bus tiba setiap 10 menit dan lama perjalanan 10 menit.
3. Dari Stasiun Myeong-dong, jalur 4 di exit 2 atau 3, lalu jalan terus sampai ke Lila Elementaru School selama 10 menit, lanjutkan dengan Cable Car

From : Panduan Wisata Korea
Oleh : Menika Yuda

Namdaemun Korea Selatan

Namdaemun Korea Selatan

Namdaemun Market

Namdaemun Market adalah pasar tradisional terbesar dan tertua, sekaligus pasar retail terluas di Korea Selatan. Pasar ini dikenal sebagai pasar serba ada. Kita bisa membeli pakaian, makanan, kebutuhan sehari-hari, aksesoris, kerajinan tangan, peralatan rumah tangga dan sebagainya.

Jalan di pasar ini sangat sempit karena dibangun pada masa ketika mobil belum menjadi sesuatu yang lazim. Oleh karena itu, satu-satunya transportasi untuk mengangkut barang yang masuk dan keluar pasar adalah dengan menggunakan motor atau gerobak.

Lihat juga :

namdaemun market korea selatan
via @_ms_korea

Tips belanja di Pasar Namdaemun

  1. Disini tidak menerima pembayaran dengan kartu kredit, apalagi debet. Jadi siapkan uang tunai
  2. Jika ingin berbelanja disini, usahakan hanya belanja oleh-oleh, semacam gantungan kunci, hiasan dinding atau souvenir khas Korea Lainnya. Lokasi yang paling murah tepatnya di Orange Building, bangunan berwarna orange di lantai 2. Harga yang ditawarkan jauh lebih murah daripada yang ada di luar.
  3. Namdaemun bukanlah tempat bagi yang yang suka fashion.
  4. Jangan membeli oleh-oleh dari penjual yang ada di pinggir atau tengah jalan.
  5. Salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi pasar ini adalah malam hari. Di malam hari, suasana pasar jauh lebih hidup oleh hiruk-pikuk penjual dan pembeli.
  6. Tidak ada salahnya untuk menawar. Tidak banyak penjual yang bisa berbahasa Inggris, jadi tunjukkan saja kalkulator dari ponsel ketika menawar.
Jam Buka10.00-02.00 (tutup pada hari minggu)
BusBlue Bus: 103, 104, 105, 108, 51, 152,163, 261, 262, 263, 371, 401, 402, 406, 500, 501, 503, 504, 505, 604, 700, 701, 704
Green Bus : 0013, 0014, 0015 (ke Yongsan), 0211, 7015, 7021, 7022, 7023
Yellow Bus : 01, 02
Subway :Stasiun Hoehyeon, jalur 4, exit 5

From : Panduan WIsata Korea
Oleh : Menika Yuda

Objek Wisata di Seoul Korea Selatan

Objek Wisata di Seoul Korea Selatan

Seoul merupakan ibu kota dari Korea Selatan, disini ada beberapa rekomendasi objek wisata yang bisa kamu kunjungi. Simak yuk, daftar objek wisata di Seoul yang bisa kamu kunjungi.

City Hall

Deoksugung Palace

Deoksugung Palace merupakan istana kuno bersejarah yang dibangun selama Dinasti Joseon. Istana ini terkenal dalam sejarah modern dan kontemporer Korea, serta menjadi latar belakang sejarah Daehan Jeguk (Kaisar Agung Korea). Istana ini menjadi satu-satunya istana di antara semua istana kuno di Seoul yang memiliki taman bergaya barat, air mancur dan istana kerajaan modern, serta jembatan sebagai simbol masa kuno dan modern. Upacara pergantian penjaga kerajaan (sumumjang) di gerbang utama menjadi salah satu atraksi yang harus ditonton.

Harga Tiket Dewasa : 1.000 Won (Rp 11.300)
Remaja : 500 Won (Rp. 5.700)
Anak dibawah 6 tahun Gratis
Jam BukaPukul 09.00-21.00
(tutup di hari senin)
Waktu yang disarankan untuk berkunjung2 jam
Atraksi yang disarankanSumumjang, pada pukul 11.00, 14.00 dan 15.30
SubwayStasiun City Hall Jalur 1 Exit 1 atau 2
Stasiun CIty Hall Jalur 2 Exit 12
Deoksugung Palace
via @korean_adventure

Seoul Plaza Ice Skating Rink

Seoul Plaza didirikan pada 2004 dan terletak di pusat kota Seoul. Di tempat ini sering diselenggarakan beragam acara budaya, termasuk konser dan pameran. Pada musim dingin, tempat ini akan berubah menjadi arena ice skating outdoor yang merupakan daya tarik kota Seoul.

Harga Tiket Dewasa : 1.000 Won (Rp 11.300)
per jam (termasuk sewa sepatu luncur)
Jam BukaPertengahan Desember – pertengahan Januari
Minggu – kamis : 10.00 – 21.30
Jumat – Sabtu & Libur Nasional : 10.00 – 23.00
Waktu yang disarankan untuk berkunjung1 jam
SubwayStasiun City Hall Jalur 1 dan 2 Exit 6
Stasiun Gwanghwamun Jalur 5, Exit 5
Stasiun Euljiro 1-ga Jalur 2, exit 1 atau 8
Seoul Plaza Ice Skating Rink
via https://www.instagram.com/lissu_hazardi/

Myeong-dong & Euljiro

Myeong-dong Shopping Street

Kebanyakan orang Korea, menyebut Myeong-dong dengan Seoul Main Street. Myeong-dong mengambil namanya dari Myeongnyang dari Dinasti Joseon, daerah pedesaan di lereng Gunung Namsan. Myeong-dong berkembang menjadi kawasan komersial Seoul selama era penjajahan Jepang.

Myeong-dong adalah salah satu distrik belanja Seoul yang terbesar. Di kawasan ini ada banyak toko yang menjual barang-barang dengan harga sedang sampai mahal; dari produksi dalam negeri sampai dengan internasional seperti H&M, GAP, Zara dan Uniqlo. Selain itu Myeong-dong juga terkenal untuk mencari kosmetik produk korea.

Sejak tahun 1982, setiap tahunnya diadakan Myeong-dong Festival untuk menambah daya tarik tempat ini. Acara ini biasanya berlangsung dua kali, yaitu pada akhir Maret dan pertengahan April, dan di September. Dalam acara ini hiasanya diwarnai parade musik dan pertunjukan tari, fashion, dan berbagai acara menarik lainnya. Beberapa adegan dari drama Gyeoul Yeonga (Winter Sonata), Princess Hours dan Boys Before Flowers diambil di kawasan ini. Jika diperhatikan, di film Boys Before Flowers, terdapat restoran yang menjadi lokasi syuting disini, yaitu The Farmer’s Table

Jam BukaPertengahan Desember – pertengahan Januari
Minggu – kamis : 10.00 – 21.30
Jumat – Sabtu & Libur Nasional : 10.00 – 23.00
Waktu yang disarankan untuk berkunjung1 jam
SubwayStasiun Myeong-dong Jalur 4, exit 6
BusNaik bus No 7, 9, 63, 64, 64-2 Tuurn di Myeong-dong
Myeong-dong Shopping Street
Via @jairomorillas18

Myeong-dong Cathedral

Myeong-dong Cathedral adalah Gereja Katolik Roma pertama di Korea dan merupakan bangunan gotik pertama yang sudah dibangun di Korea. Di Basement terdapat tempat perlindungan para martir yang diabadikan. Para pengunjung dapat memberikan penghormatan.

Setiap Mei, gereja ini menyelenggarakan festival budaya yang terbuka untuk semua orang.

Subway 1. Dari Stasiun Myeong-dong jalur 4, keluar exit 8, lalu belok kiri dan berjalan sepanjang 300 meter di Myeong-dong 10 (sip)-gil, kemudian belok kanan di persimpangan jalan. Setelah itu, belok kanan dan berjalan sepanjang 100 m di Myeong-dong-gil sampai ke Catholic Center. Katerdal terletak di sebelah kanan jalan.

2. Dari Stasiun Euljiro (il)-ga Jalur 2, keluar di exit 5 : lalu belok kanan dan berjalan sepanjang 250 meter di Myeong-dong 3 (sam)-gil. Setelah itu belok kiri dan berjalanlah sepanjang 100 meter di Myeong-dong-gil sampai ke Catholic Center. Katedral terletak di sebelah kanan jalan
Myeongdong Cathedral
via @terkomoon

Lotte Departement Store

Sejak pembukaan cabang utama tahun 1979, saat ini sudah ada 8 cabang Lotte Departement Store di Seoul yang mana cabang utamanya terletak di Myeong-dong. Myeong-dong merupakan area perbelanjaan terbesar di Korea yang berperan penting dalam pariwisata internasional. Lotte Departement Store terletak di seberang jalan dari Myeong-dong Shopping Street.

Jam Buka10.30-20.00
Waktu yang disarankan untuk berkunjung2 jam
lotte departement store seoul korea
via https://babyzinseoul.com/

Namsangol Hanok Village

Namsangol Hanok Village adalah kumpulan 5 hanok (rumah tradisional Korea) yang terletak di utara kaki Gunung Namsan. Interior dari kelima rumah ini mencerminkan pemiliknya yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kelas menengah sampai pejabat pemerintah, bangsawan dan aristokrat.

Di Namsangol Hanok Village, kita tidak hanya belajar tentang arsitektur rumah tradisional tapi juga tentang orientasi arsitektur, tata letak dan gaya penataan furnitur pada masa itu.

Harga Tiket Gratis
Jam BukaApril – Oktober : 09.00-21.00
November – Maret : 09.00-20.00
Hari selasa : tutup
Waktu yang disarankan untuk berkunjung2 jam
Namsangol Hanok Village Seoul
Via @seoul_official

Nanta Show

Nanta show adalah acara musik populer di Korea Selatan. Acara ini pertama kali ditayangkan pada Oktober 1997 si Aula Hoam Art di Seoul. Pertunjukan ini menceritakan dari tiga koki yang mencoba untuk menyelesaikan persiapan pesta pernikahan dalam batas waktu yang ketat, sementara sang manajer memasukkan keponakannya yang tidak kompeten diantara ketiga koki tersebut. Pertunjukan ini menggabungkan atraksi akrobat, trik sulap, komedi, pantomim dan partisipasi dari penonton. Para pemainnya menggunakan berbagai peralatan dapur seperti panci, mangkuk, sendok, pisau dapur ember hingga galon air.

Harga Tiket VIP Seats : 60.000 won (Rp. 676.6.800)
S Seats : 50.000 won (Rp. 564.000)
Jam BukaSenin-Jumat : 17.00 dan 20.00
Sabtu : 11.00, 14.00, 17.00 dan 20.00
Minggu : 14.00, 17.00, 20.00
Waktu pertunjukan100 menit
nanta show korea, objek wisata korea
via @ezytravel
Tips Jalan-jalan di Korea yang Perlu Kamu Tahu

Tips Jalan-jalan di Korea yang Perlu Kamu Tahu

Negeri Ginseng ini memiliki tata cara tersendiri dalam kehidupan sehari-hari. Sebaiknya silahkan simak tips jalan-jalan korea di bawah ini sebelum wisata ke korea.

  1. Jangan sembarangan mengambil foto orang Korea. Kebanyakan mereka tidak suka jika jadi bidikan kamera, terutama para wanita muda. Jika ingin memfoto mereka, kita harus izin terlebih dahulu.
  2. Saat berada di bus atau subway, jangan mendengarkan lagu atau menonton di ponsel tanpa headset.
  3. Hindari menggunakan taksi berwarna hitam (Taksi deluxe atau dalam bahasa korea disebut Mobeom Taxi). Tarif taksi itu lebih mahal daripada taksi pada umumnya, yang berwarna abu-abu.
  4. Jangan memberhentikan taksi di tempat pemberhentian bus.
  5. Jangan menungu bus di sembarang halte, walaupun letaknya berdekatan. Di Korea, bus berhenti di halte yang memajang nomor bus tersebut.
  6. Hindari naik taksi dan bus ekspres tujuan luar kota saat tengah malam karena biayanya lebih mahal dibandingkan siang hari.
  7. Jika jarak tempuh dari tujuan satu ke tujuan lainnya cukup dekat, usahakan untuk tidak naik subway atau bus. Cukup berjalan kaki saja.
  8. Ketika berada di dalam subway, jangan memberi uang kepada pengemis atau membeli barang dari orang yang berjualan karena ada aturan dan larangannya.
  9. Kita tidak perlu membeli air mineral ketika menonton konser musik atau acara outdoor yang digelar di Seoul Plaza, pada umumnya, panitia sudah menyiapkan air mineral, alas duduk atau jas hujan gratis bagi para pengunjung.
  10. Berhati-hatilan jika hendak masuk ke restoran-restoran kecil pada malam hari. Usahakan untuk tidak makan di tempat, sebaiknya ditemani pria atau teman orang Korea. Para pria biasanya datang untuk makan dan minum bahkan bisa sampai mabuk.
tips jalan-jalan ke korea