Bukchon Hanok Village, Korea Selatan

Bukchon Hanok Village

Seribu WisataBukchon Hanok Village adalah kawasan rumah tradisional Korea yang terletak di area Bukchon. Lokasi Bukchon Hanok Village hanya sekitar 20 menit dari dari Gyeongbokgung Palace. desa tradisional yang memiliki banyak gang sempit dan rumah tradisional Korea ini sengaja dijaga kelestariannya untuk mempertahankan suasana perkotaan pada masa Dinasti Joseon.

Selama pemerintahnnya, Dinasti joseon memiliki dua desa, yakini di sebelah utara dan selatan. Desa di sebelah selatan terdiri dari rumah-rumah untuk pengawal kelas rendahan. Sebaliknya, yang berada di Utara, yang kemudian disebut Bukchon, dibangun untuk pejabat tingkat atas. Hunian di Bukchon, Village ini dibangun dengan prinsip baesanimsu atau fengsui.

Menurut prinsip baesanimsu, rumah-rumah di Bukchon Village ini sangat baik karena berada di lereng gunung yang dekat aliran air, yakini Sungai Han dan Cheonggye. Hal tersebut dianggap membawa energi positif bagi kawasan ini.

Salah satu karakteristik utama Bukchon adalah topografi nya. Di bagian selatan kawasan ini lebih rendah dari pada bagian utara yang curam dan tinggi atau membentuk seperti aliran air. Jadi, jangan heran kalau jalan-jalan utama daerah ini sejajar dengan sungai.

buchon hanok village
Via @ouvessvit/

Lihat Artikel lainnya :

Hanok adalah istilah yang digunakan untuk rumah tradisional Korea. Bukchon sendiri adalah nama desa tempat hanok-hanok ini berdiri, tepatnya berada di Utara Kota Seoul. Beberapa bagian dari Bukchon Village ini sudah berumur 600 tahun, namun hingga kini masih terawat dengan baik.

Dulunya, kawasan Bukchon merupakan kawasan tempat tinggal para bangsawan dan pejabat kelas atas Dinasti joseon. oleh, karena itu, rumah -rumah tradisonal di desa ini sangat bagus dan elite pada zamannya. Saat ini Bukchon Hanok Village digunakan sebagai pusat kebudayaan tradisional Korea dan kulinernya.

Desa ini memiliki jalan yang sempit, berliku-liku, dan menanjak, serta diapit oleh bangunan-bangunan tradisional ( hanok ) yang memberi atmosfer khas rumah asli Korea. Menelusuri jalan -jalan ini saja bisa menjadi pengalaman yang unik dan menyenangkan. Bukchon hanok Village juga sering digunakan sebagai lokasi syuting film drama seri Korea. Pada 1930, kawasan ini mengalami renovasi dan sampai sekarang tetap terpelihara dengan bagus sehingga menjadi situs budaya.

Struktur hanok yang unik menjadi daya tarik utama desa ini. Hanok biasanya bertingkat dengan struktur yang terbuka dari tanah liat, kayu, dan batu. Atap genting yang melengkung disebut Giwa. Bagian dalam hanok biasanya terdiri dari banyak sekat yang memisahkan ruangan satu dengan yang lainnya.

Jam buka dan Rute Menuju Bukchon Hanok Village

Jam Buka24 Jam
Waktu yang disarankan untuk berkunjung2Jam
Bus Red Bus No. 9710 dan berhenti di Halte Anguk.
Subway Keluar dari Stasiun Anguk Jalur 3, Exit 2 dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sepanjang 300 meter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *